Minggu, 14 Juli 2013

Kiad Sakit

Kamis, 11 Juli 2013, saya pulang dari kantor sore jam 4. Melihat Kiad matanya cekung menghitam saya kaget. Apalagi tidak seperti biasa, ia duduk diam. Dari mbak babysitter dikabarkan kalau seharian Kiad muntah-muntah, tidak ada satupun makanan dan minuman yang masuk dirinya.
       Saya susui Kiad. Tapi kemudian ia muntah hebat. Saya dengan sigap memutuskan Kiad saya bawa ke IGD di RS MMC. Benar saja, begitu tiba di sana, Kiad segera diinfus karena kurang cairan. Akhirnya saya menerima kabar buruk, bahwa Kiad  harus rawat inap di rumah sakit. Saya menerima keputusan dokter. Apalagi setelah diketahui Kiad terkena virus yang menyebabkan ia demam 40 derajat Celcius, muntah-muntah, dan diare. Kiad kemungkinan tertular virus ini di tempat umum.
        Saya benci rumah sakit. Mengingatkan saya akan detik-detik meninggalnya Hafez. Seperti ada kaset yang diputar ulang. Tapi saya tidak mau menenggelamkan diri pada pikiran-pikiran buruk. Jadi demi Kiad, saya harus bisa bertahan menjadi ibu yang kuat. 
        Jadilah saya tiga malam di rumah sakit ditemani Syaza dan mbak babysitter. Sedih rasanya melihat Kiad jadi pendiam, dan berat badannya pun susut. Syaza sampai meneteskan air mata dan memeluk adiknya.

Tapi di hari ketiga, berkat doa keluarga dan banyak orang, Kiad, Si Kuat, berhasil melawan virus itu. Ia pun boleh pulang.
          Saya bangga pada Kiad! Terima kasih, Tuhan Mahabaik...
          


3 komentar:

  1. gak tega liat tubuh kiad dibalut infus begitu :(

    BalasHapus
  2. Bagus deh infonya. Sambil baca boleh ya Aku ikut promosi.
    Ya jangan dihapus deh harapannya. Terima kasih.

    Yuk yang suka taruhan bola, gabung di 7meter.
    Layanan taruhan bola yang profesional.
    Hanya ada di Agen Bola, Bandar Bola Online, Situs Taruhan Bola, 7meter

    BalasHapus